Bersyukur Atas Sisa-sisa Usia

Bersyukur Atas Sisa-sisa Usia

(Sebaik-baik manusia adalah umurnya panjang dan baik amalnya, dan seburuk-buruk manusia umurnya panjang jelek amalnya).

Alhamdulillah Allah telah menghidupkan kita kembali setelah mematikan kita dan kepada Allah kita akan kembali.

Usia adalah suatu nikmat, aset dan modal yang berharga tiada tara, hal ini patut disyukuri. ketika Allâh Swt masih memberikan usia panjang pada umatnya, itu tandanya kesempatan untuk memperbaiki diri masih terbuka lebar.

Marilah kita instrospeksi pada diri sendiri, apakah usia kita yang tambah lama tambah tua tambah umur tapi pada hakekatnya umur kita semakin berkurang.

Kalau umur kita semakin tua berarti sudah dekat, menghadap Allâh Swt dengan membawa amal yang baik sesuai dengan tuntunan agama yang dibawa oleh Allâh Swt dan Rasul-Nya

Allâh Swt berfirman,

تِلْكَ ٱلْجَنَّةُ ٱلَّتِى نُورِثُ مِنْ عِبَادِنَا مَن كَانَ تَقِيًّا

Artinya :
Itulah surga yang akan Kami wariskan kepada hamba-hamba Kami yang selalu bertakwa. 

(Qs. Maryam : 63)

Kontrak kita kepada Allâh Swt di dunia ini antara 60 atau 70 tahun andaikata lebih ya tidak terlalu banyak, andaikata berkurang ya Allâh Swt yang maha tahu.

Dari Abu Bakrah r.a berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda,

خَيْرُ النَّاسِ مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ، وَشَرُّ النَّاسِ مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَسَاءَ عَمَلُهُ

Artinya :
Hadits Shahih Riwayat. Ahmad, At-Tirmidzi dan Al-Hakim, dalam Shahih Al-Jami’ No.3297, Sebaik-baik manusia adalah yang panjang umurnya dan baik amalannya. Dan sejelek-jelek manusia adalah orang yang panjang umurnya dan jelek amalannya.”

Yang penting perlu diingat sudah siapkah kita kalau dipanggil oleh Allâh Swt apa oleh-oleh atau bekal yang nanti kita bawa kalau kita akan menghadap padanya. tiada lain amal kita pada waktu masih hidup di dunia.

Allâh Swt berfirman,

وَٱبْتَغِ فِيمَآ ءَاتَىٰكَ ٱللَّهُ ٱلدَّارَ ٱلْءَاخِرَةَ ۖ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ ٱلدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِن كَمَآ أَحْسَنَ ٱللَّهُ إِلَيْكَ ۖ وَلَا تَبْغِ ٱلْفَسَادَ فِى ٱلْأَرْضِ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ ٱلْمُفْسِدِينَ

Artinya :
Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. 

(Qs. Al-Qashash : 77)

Wallahu A'lam

Kajian Hari Ini

Sholawat Nabi
Nabi Muhammad SAW: siapa sholawat untukku sekali, Allah sholawat padanya 10x dan hilang 10 dosa, terangkat 10 derajat.