Distribusi Internet User Belum Merata

Distribusi Internet User Belum Merata
Distribusi Internet User Belum Merata

Penetratif internet di Indonesia belum juga sentuh angka 100 % dari keseluruhan komunitas warga. Data We Are Social dan Hootsuite 2021 mengatakan keterhubungan warga pada internet baru capai 73,7 %. Masih ada 26,3 % masyarakat di negeri ini belum tersambung internet.

Director dan Chief Strategy and Innovation Officer Indosat Ooredoo, Arief Musta'in menerangkan hal itu dapat ditangani jika beberapa aktor industri telekomunikasi dapat lakukan orkestrasi dalam mendigitalkan perekonomian Indonesia.

"Rintangan intinya ialah distribusi internet pemakai belum rata, masih terpusat di Jawa selanjutnya beberapa pulau besar di Indonesia. Kita perlu memerhatikan ini supaya semua warga dapat rasakan koneksi internet dengan sediakan infrastruktur. Ini rintangan tahun depannya," bebernya saat acara dialog virtual yang diadakan IndoTelko.

Jika koneksi internet telah rata, Arief menyebutkan rintangan selanjutnya yang penting ditemui oleh operator telekomunikasi ialah rintangan keamanan siber, kompetisi, tersedianya SDM, dan rintangan peraturan.

Menurut Arief mereka dapat menyaksikan size digital perekonomian Indonesia besar sekali. University Technology Sydney mengatakan size kita itu Rp 630 triliun, bahkan juga dalam delapan tahun di depan menjadi 4x lipat jadi Rp 4.500 triliun. Ini harus menjadi semangat kita dalam menjawab rintangan yang ditemui awal tahun kedepan.

Dalam pada itu, Direktur Khusus Tubuh Aksesbilitas Telekomunikasi dan Info (BAKTI), Anang Achmad Latif, menjelaskan faksinya memikul pekerjaan membangun menara telekomunikasi di 7.904 dusun di daerah 3T yang belum terlayani 4G.

"Kami diamanatkan sediakan BTS 4G yang hendak onair pada 2022 kedepan. Sekarang ini telah 4.200 BTS yang terjaga sampai akhir 2021. Sementara bekasnya 3.704 akan dipacu pada tahun selanjutnya. Kesungguhan pemerintahan dalam memperantai ketimpangan digital tercermin dari peraturan ini. Program yang semestinya usai 2032, akan dituntaskan tahun depannya atau sepuluh tahun bisa lebih cepat," kata Anang.

Disamping itu, BAKTI akan sediakan sarana internet cepat di 150 ribu sarana khalayak manfaatkan satelit multi-fungsi Satria yang hendak melaju di kwartal III 2023.

Menurut Anang mereka juga jalankan program Bakti Kominfo dengan sediakan internet gratis di 11.589 lokasi di Indonesia tahun ini. Sebagian besar di bidang pengajaran, servis Kesehatan, dan kantor pemerintah.